Perbincangan
mengenai pergantian pemimpin di Indonesia menuai berbagai pandangan dalam dunia
politik Indonesia yang kini memasuki era baru. Siapa yang tak kenal Jokowi?
Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah 21 Juni 1961. Pria yang semula menjabat
sebagai pemimpin kota Jakarta dan pernah pula memimpin kota Surakarta Solo kini
akan memulai dunia barunya dengan bukan lagi sebagai Walikota, yakni sebagai
Presiden terpilih periode 2015-2019. Dalam memimpin kota Jakarta dan Surakarta
sebelumnya beliau berhasil mewujudkan sensasi tersendiri dibidang politik
Indonesia. Bagaimana tidak ? walaupun
pada masa kecil sosok sederhana ini pernah tergusur sebanyak tiga kali,beliau
mampu diterima di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada dan setelah lulus berhasil menjadi pengusaha furniture. Setelah itu, karier politiknya dimulai dengan menjadi
Wali Kota Surakarta pada tahun 2005. Namanya
mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah kota Surakarta menjadi
kota pariwisata, budaya, dan batik.
Pada tanggal 20 September 2012, Jokowi berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2012, dan kemenangannya dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin yang "baru" dan "bersih", meskipun umurnya sudah lebih dari lima puluh tahun. Sejak terpilih menjadi seorang gubernur popularitasnya melambung tinggi bagaikan balon yang tertiup ke udara dan menjadi sorotan media-media Indonesia. Pemimpin Indonesia yang baru kini bukanlah seorang tokoh dari kalangan menengah atas masa kecil Jokowi bukanlah orang yang berkecukupan, bukanlah orang kaya. Beliau adalah anak tukang kayu, nama bapaknya Noto Mihardjo, hidupnya amat prihatin, dia besar di sekitar Bantaran Sungai. “Sebagai figure inspiratif Jokowi tak jarang menunjukan kepeduliannya terhadap
sesama, seperti
blusukan. Tindakan tersebut sangat mencerminkan bahwa sosok tsb. merupakan sosok yang bijaksana dan tidak tong kosong
nyaring bunyinya.” Ujar alvingga pelajar SMA PLUS PGRI CIBINONG berucap dengan
tegas dalam menyatakan pendapatnya.Pada tanggal 20 September 2012, Jokowi berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2012, dan kemenangannya dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin yang "baru" dan "bersih", meskipun umurnya sudah lebih dari lima puluh tahun. Sejak terpilih menjadi seorang gubernur popularitasnya melambung tinggi bagaikan balon yang tertiup ke udara dan menjadi sorotan media-media Indonesia. Pemimpin Indonesia yang baru kini bukanlah seorang tokoh dari kalangan menengah atas masa kecil Jokowi bukanlah orang yang berkecukupan, bukanlah orang kaya. Beliau adalah anak tukang kayu, nama bapaknya Noto Mihardjo, hidupnya amat prihatin, dia besar di sekitar Bantaran Sungai. “Sebagai figure inspiratif Jokowi tak jarang menunjukan kepeduliannya terhadap
Sesuai slogan yang sering diutarakannya “Indonesia Hebat” secara filosofis menunjukan apresiasi terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah bekerja keras, cerdas, dan bersih mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional. Semua pasti mengharapkan cita-cita besar INDONESIA menjadi sebuah kenyataan melalui seorang pemimpin. Dengan pergantian pemimpin periode ini, semoga saja tokoh sederhana inspiratif ini mampu melanjutkan cita-cita besar INDONESIA. Semoga kami sebagai rakyat tidak salah memilih pemimpin. Lagipula, untuk menghasilkan seorang pemimpin yang berkarakter tidak dalam tahapan yang mudah. Pemimpin baru kami memang sederhana tapi kami percaya bahwa ia akan bertindak nyata.
Nama Kelompok 3 : Ria,Nefira,Suryana,Andika,Nurlinda,Nurul.H,Nadila,Anggie.
Reportase
Pendapat seputar
presiden terpilih ?
Pendapat apakah
presiden terpilih tsb. mampu membangun Indonesia yang lebih maju ?
Pendapat seputar
keberlangsungan pemilu ?
Saran dan Harapan
untuk presiden terpilih ?
1. Faisal
“Menurut
saya, presiden yang terpilih pada periode ini terkesan lebih humoris, mungkin
dari segi penampilan kurang meyakinkan tapi saya harap beliau mampu menunjukan
kinerja terbaiknya”
“Sangat
yakin karena terlihat dari cara ia memimpin 2 kota sebelumnya”
“Belum
terlalu efektif”
“
Semoga visi dan misinya terwujud sesuai harapan”
2. Theresia
“Peduli
dengan rakyat bijaksana dan lebih legowo kelihatannya”
“Yakin,
karena sejak kecil dia sudah ditanamkan nilai-nilai social yg baik”
“Sudah
berlangsung dengan baik sesuai pantauan”
“Semoga
bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya sbg presiden”
3. Rizki Zezha
“Peduli
rakyat, tepat janji”
“Setuju
dan sangat yakin karena beliau sangat kemasyarakatan”
“Berlangsung
dengan baik tapi mungkin ada sedikit kecurangan”
“Semoga
bisa menjadi presiden sesuai harapan”
4. Alvingga
“
Bersahabat dengan rakyat, baik hati, tidak sombong, bijaksana. Sebagai figure inspiratif Jokowi tak
jarang menunjukan kepeduliannya terhadap sesama, seperti blusukan. Tindakan
tersebut sangat mencerminkan bahwa sosok tsb. merupakan sosok yang bijaksana dan tidak tong kosong
nyaring bunyinya”
“Sangat
yakin!”
“Kurang
efektif mungkin”
“
Semoga dengan bapak Indonesia benar-benar menjadi lebih hebat.
5. Liddia H
“Sederhana,
merakyat”
“Sangat
yakin sesuai keputusan MK”
“Belum
efektif”
“Semoga
jokowi tetap menjadi dirinya sendiri meski telah menjabat sebagai seorang
presiden layaknya ia saat menjabat sebagai gubernur.”
6. Alodia P.
“Gak
neko-neko, baik hati sederhana dan merakyat”
“Kurang
yakin, tapi menerima keputusan MK. Karena presiden kan dipilih rakyat.
“Kurang
efektif”
“Semoga
jokowi bisa mengatasi kesehatan, jalanan macet, dan yang pasti pendidikan”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar