Jumat, 21 November 2014

Siti kholifaturohmah

Dua focus dalam satu bulan

                Sejak lama siti kholifaturohmah memang sudah memiliki bakat dalam bidang seni tari tradisional. Bakal yang ia miliki sejak kecil itu sudah dikembakan sejak ia sekolah di taman kanak-kanak. Siti acap kali mengikuti berbagai perlombaan baik yang bersifat local maupun sampai perlombaan nasioanal. Rasa gugup yang sering menyerang sebelum tampil dapat ia hilangkan dengan cara yang sangat unik , yaitu siti harus berjalan-jalan agar nervousnya berkurang.

                Dalam waktu dekat ini siti akan tampil di depan seluruh guru Indonesia dalam rangka merayakan hari jadi PGRI di istora senayan, Jakarta (27/11) dalam acara itu pula presiden Republic Indonesia akan hadir. “iya saya dan teman-teman dari student day seni tari tradisional PESAT akan tampil di istora senayan untuk memperingati HUT PGRI seperti halnya tahun lalu” ujarnya saat diwawancarai di mini expo PESAT (22/11). Siti juga mengaku sangat gugup untuk tampil di acara itu.

                Pada hari ini juga (22/11) siti dan kawan-kawan tampil dalam mini expo student day 2014 dengan menarikan tarian rampak kendang bersama 11 orang lainnya. Tarian rampak kendang ini juga merupakan kolaborasi dari student day seni tari dan ekstrakulikuler marawis. Karena tarian yang dibaawakan pada kedua acara itu sama, bagi siti dan kawan-kawannya itu bukanlah hal yang sulit hanya saja mereka masih sedikit kesulitan untuk mengompakan tarian. Dalam acara mini expo ini selain menampilkan tarian rampak kendang , siti juga akan menampilkan tari nusantara. Persiapan untuk kedua acara itu ternyata sudah dimulai dari awal ia masuk ke kelas 11 ini.


                Dalam tarian yang dibawakan hari ini dan nanti pada saat HUT PGRI kesulitan yang dihadapi siti adalah menggigit topeng saat tarian rampak kendang “paling susah itu waktu gigit topeng , soalnya mual dan juga stik drum yang digunakan digunakan untuk memukul gendang sering kali patah” keluhnya. Siti juga lebih merasakan gugup untuk acara yang di senayan karena disana ia disaksikan oleh banyak orang. Siti juga berharap agar tariannya lebih kompak lagi, tidak ada halangan sebelum dan saat tampil dan juga sukses untuk tampil didepan guru seluruh Indonesia dan tidak ketinggalan pula presiden republic Indonesia Ir. H. Joko Widodo. (NNT)
Sibuk menonton film


Siswa siswi pesat sedang melaksanakkan studentday expomini 2014 (sabtu/22/11),dengan waktu yang bebas ini banyak anak pesat yang salah menggunakan waktu kosongnya bukan meriahkan studentdayexpo ini malah sibuk menonton.


Endina f yasmin
X unggulan2

Jumat, 29 Agustus 2014

Pasang Surut BBM Bersubsidi


BBM Bersubsidi telah lama menjadi masalah pelik yang melanda negeri ini. kebijakan pemerintah yang dianggap kurang begitu efektif telah lama membuat rakyat merasa dibebebankan.

“Program SBY tidak berpengaruh.”  Begitulah pendapat Lutfi dari kelas X MIA 4 saat ditanya pendapatnya mengenai kebijakan BBM bersubsidi. Kenaikan BBM bersubsidi ibarat masalah besar yang menjadi momok menakutkan bagi nyaris sebagian besar rakyat Indonesia.
Dampak dari kelangkaan BBM bersubsidi sendiri meluas ke berbagai aspek. Dibarengi pula dengan kenaikan bahan-bahan sembako dan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya. Kenaikan-kenaikan ini juga cukup memprihatinkan, terutama di kalangan pelajar, yang hanya bisa mengandalkan uang saku dari orang tua.
Belum lagi antrian BBM di banyak SPBU di hampir seluruh wilayah Indonesia yang terjadi selama berhari-hari mengingat langkanya pasokan BBM. Rafifah, salah satu siswi kelas XI IIS 2 juga berpendapat jika antrian BBM di banyak SPBU ini membuat banyak waktunya terkuras untuk mengantri.
Salah seorang wali murid yang bernama Bapak Zaenudin juga memberikan kesaksian, jika selain memprihatinkan kebutuhan-kebutuhan pokok, kelangkaan-kelangkaan ini juga turut mengganggu aktifitas para pembawa kendaraan pribadi. Belum lagi mengenai kebijakan bagi para pemilik kendaraan ber-plat merah yang dilarang menggunakan bahan bakar premium.
kita juga tak bisa melupakan jika Indonesia baru saja memilih Presiden dan Wakil Presiden untuk periode lima tahun kedepan. Dan kebijakan-kebijakan mereka selanjutnya juga tentunya akan berimbas langsung pada pasokan BBM bersubsidi.
Rakyat Indonesia memang tak dapat berbuat banyak, namun apapun kebijakan-kebijakan yang akan dikeluarkan pada masa yang akan datang, semua rakyat Indonesia hanya dapat berharap jika itu tak lagi memberatkan semua pihak dan efektif untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat negeri ini.
Anggota Kelompok:
·         Anisa Wulan Sari
·         Oktafiani Fiskarina. F
·         Windy Errina.M
·         Nunung Nurhayati
·         Salma Saphira
·         Wahyuning Kartika.S
·         Amelia Listi. F
·         Dinanda Safila.S.P

Reportase On The Spot: Apa kata Mereka Tentang Kelangkaan BBM?

Rafifah (XI IIS 2)
Kenaikan BBM itu mengganggu, soalnya masih pelajar yang seadanya dan uang jajannya masih harus berkurang lagi.

Lutfi (X MIA 4)
Semoga BBM untuk pelajar tolong harganya beda-beda.

Raka Noor (XI IIS 5)
Kelangkaan BBM itu ngeselin.

Bapak Zaenudin (Wali murid)
Semoga ekonomi Indonesia bisa membaik.

KURIKULUM 2013

Kurikulum 2013 atau Pendidikan Berbasis Karakter adalah kurikulum baru yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi. Kurikulum ini menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterapkan sejak 2006 lalu. Dalam Kurikulum 2013 mata pelajaran wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di satu satuan pendidikan pada setiap satuan atau jenjang pendidikan.Mata pelajaran pilihan yang diikuti oleh peserta didik dipilih sesuai dengan pilihan mereka.Kedua kelompok mata pelajaran tersebut (wajib dan pilihan) terutama dikembangkan dalam struktur kurikulum pendidikan menengah (SMA dan SMK) sementara itu mengingat usia dan perkembangan psikologis peserta didik usia 7 – 15 tahun maka mata pelajaran pilihan belum diberikan untuk peserta didik SD dan SMP.
                Menurut salah satu siswa dari SMA PLUS PGRI CIBINONG yang bernama Firdhani kelas 11 mipa 1 dia merasa kalo kurikulum 2013 ini pelajaran nya sangat berbeda “saya merasa kalau kurikulum 2013 peajaran nya sangat berbeda, tetapi walau banyak siswa siswi yang mengeluh saya tetap merasa nyaman dengan ada kurikulum 2013”. Tetapi memang masih banyak siswa-siswi yang masih mengeluh dengan ada kurikulum 2013, bahkan ada yang bilang kalau kurikulum 2013 ini sangat menyiksa.
               

Pemimpin Baru, Indonesia Baru !

Perbincangan mengenai pergantian pemimpin di Indonesia menuai berbagai pandangan dalam dunia politik Indonesia yang kini memasuki era baru. Siapa yang tak kenal Jokowi? Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah 21 Juni 1961. Pria yang semula menjabat sebagai pemimpin kota Jakarta dan pernah pula memimpin kota Surakarta Solo kini akan memulai dunia barunya dengan bukan lagi sebagai Walikota, yakni sebagai Presiden terpilih periode 2015-2019. Dalam memimpin kota Jakarta dan Surakarta sebelumnya beliau berhasil mewujudkan sensasi tersendiri dibidang politik Indonesia. Bagaimana tidak ? walaupun pada masa kecil sosok sederhana ini pernah tergusur sebanyak tiga kali,beliau mampu diterima di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada dan setelah lulus berhasil menjadi pengusaha furniture. Setelah itu, karier politiknya dimulai dengan menjadi Wali Kota Surakarta pada tahun 2005. Namanya mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah kota Surakarta menjadi kota pariwisata, budaya, dan batik. 
Pada tanggal 20 September 2012, Jokowi berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2012, dan kemenangannya dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin yang "baru" dan "bersih", meskipun umurnya sudah lebih dari lima puluh tahun. Sejak terpilih menjadi seorang gubernur popularitasnya melambung tinggi bagaikan  balon yang tertiup ke udara dan menjadi sorotan media-media Indonesia. Pemimpin Indonesia yang baru kini bukanlah seorang tokoh dari kalangan menengah atas masa kecil Jokowi bukanlah orang yang berkecukupan, bukanlah orang kaya. Beliau adalah anak tukang kayu, nama bapaknya Noto Mihardjo, hidupnya amat prihatin, dia besar di sekitar Bantaran Sungai. “Sebagai figure inspiratif Jokowi tak jarang menunjukan kepeduliannya terhadap